PURBALINGGA — Garuda Keadilan (GK) Klaten turut ambil bagian dalam agenda “Dolan Bareng Nang Purbalingga bersama Presiden PKS: Temu Akbar GEMA & Garuda Keadilan se-Jawa Tengah” yang digelar pada 23–24 Januari 2026 di Obyek Wisata Alam Goa Lawa Purbalingga. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan ideologis bagi kader muda PKS se-Jawa Tengah.

Ketua Garuda Keadilan Klaten, Ahmad Izzudin, menyampaikan bahwa keikutsertaan GK Klaten dalam agenda tersebut bertujuan untuk memperkaya ilmu dan pengalaman kader, terutama karena adanya ruang dialog langsung antara Presiden PKS dan anak muda.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga, karena kader muda bisa ngobrol langsung dengan Presiden PKS, mendengar kisah perjuangan beliau, sekaligus mendapatkan motivasi untuk terus bergerak,” ujar Ahmad Izzudin.
Dalam Temu Akbar tersebut, para kader GK dan GEMA Keadilan mendapatkan banyak penguatan nilai. Salah satu pesan penting yang disampaikan adalah pentingnya membangun gerakan anak muda yang aktif, mandiri, dan tidak bergantung pada posisi atau jabatan formal.

Ahmad Izzudin menuturkan, dalam sesi sharing bersama Presiden GK dan Ketua GK Jawa Tengah, disampaikan berbagai rencana strategis GK Pusat, mulai dari pengembangan platform digital interaktif berbasis tantangan kebaikan, pelaksanaan program tahunan wajib GK (KSO), hingga penguatan kaderisasi melalui pendekatan yang lebih inklusif dan nonformal.
“Pengkaderan GK ke depan tidak hanya menyasar anak kader, tetapi juga merangkul anak-anak muda di luar itu, dimulai dari pendekatan santai, bermain bersama, hingga mengajak pada kegiatan keagamaan dan sosial,” jelasnya.

Selain itu, Presiden Garuda Keadilan juga menekankan pesan penting agar kader muda tidak membiasakan diri berada pada posisi “meminta”, melainkan membangun hubungan yang setara melalui kerja sama dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Presiden PKS, Dr. H. Al Muzammil Yusuf, M.Si., dalam kesempatan tersebut turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa perjuangan tidak harus menunggu jabatan atau kekuasaan.
“Jangan menunggu jadi siapa-siapa untuk mulai berjuang. Anak muda hari ini bukan penonton sejarah, tetapi penulisnya,” tegasnya.
Menurut Ahmad Izzudin, pesan tersebut sangat relevan bagi GK Klaten untuk terus bergerak dan menjalankan amanah pembinaan kader dengan semangat ideologi Islam, keadilan, dan pengabdian kepada bangsa.
“Harapan kami, Garuda Keadilan Klaten bisa terus menjalankan amanah pergerakan untuk seluruh anak kader, membangun karakter, loyalitas, dan kesiapan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan semakin menguatkan sinergi GK dan GEMA Keadilan sebagai sayap kepemudaan PKS dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, peduli, dan siap menjadi bagian dari solusi bangsa.




