KLATEN, – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Klaten mengalami peningkatan perolehan suara pada Pemilu 2024. Kenaikannya antara 13 sampai 14 persen dibandingkan Pemilu 2019.
Dipastikan, enam calon anggota legislatif PKS berhasil lolos menduduki kursi DPRD Klaten. Masing-masing Dapil terdapat satu caleg PKS yang lolos, khusus Dapil 2 Klaten ada dua wakil.
Hal itu diungkapkan Pengurus DPD PKS Klaten pada jumpa pers terkait hasil Pemilu di sebuah rumah makan di Jalan By Pass Selatan, Tegalyoso, Klaten Selatan, Sabtu (23/2/2024).
Turut hadir Ketua DPD PKS Klaten Sri Martono, Sekretaris DPD PKS Muhammad Isnanto, Bendahara DPD PKS Hanung Iskandar, anggota DPRD Klaten Widodo dan personel Bapilu PKS Klaten.
‘’Alhamdulillah, pemilu 2024 akan peningkatan sekitar 13 persen. Naiknya dari mana, sepertinya dari para pemilih baru, karena sejak ikut Pemilu suara PKS konstan,’’ kata Sri Martono.
Kesimpulan itu didapat, karena dari pertama ikut Pemilu tahun 2004 suara PKS selalu konstan dan selalu meraih 5 kursi di DPRD Klaten. Tahun ini, hampir bisa dipastikan dapat 6 kursi, bahkan nyaris 7 kursi.
Pada Pemilu 2019, PKS meraih total suara 68.700-an. Pada Pemilu 2024, ada kenaikan yang cukup menggembirakan, namun Martono belum mau mengungkapkan angkanya karena masih menunggu hasil rekap resmi KPU.
‘’Bagi kami, kenaikan perolehan suara antara 13 sampai 14 persen sudah merupakan hal yang spektakuler. Kenaikan terbesar terjadi di Dapil 1 dan 2, dari 17.000 sekarang hampir 22.000,’’ kata Widodo, anggota Fraksi PKS DPRD Klaten.
Menurutnya adanya caleg dari kalangan milenial, mahasiswa dan yang belum menikah, sangat berpengaruh pada jumlah suara yang dikumpulkan.
Manajemen caleg yang diterapkan pengurus DPD PKS Klaten, ada keterwakilan wanita, dan kalangan milenial di setiap dapil, dan mereka semua bergerak.
‘’Itu merupakan pesan bagi kami, bahwa PKS tidak lagi dianggap partai eksklusif, PKS sudah diterima semua pihak. Semoga ke depan bisa diterima lebih banyak kalangan,’’ ujar Widodo.
Meski ada kenaikan yang signifikan, namun PKS belum memikirkan untuk menyiapkan calon maju ke Pilkada Oktober 2024 mendatang. Saat ini, mereka masih fokus mengawal rekapitulasi hasil Pemilu.
‘’Kaitan 8 bulan ke depan (Pilkada), kami masih fokus di pemilihan legislatif. Kami belum berpikir apakah akan maju atau tidak, yang pasti PKS akan berpartisipasi,’’ tegas Sri Martono.
PKS siap mendukung atau mengusung pasangan calon pada Pilkada mendatang. Diharapkan, PKS bisa andil dan tidak akan sekedar menjadi penonton, tapi sebagai subjek yang menentukan.




